
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, menargetkan peningkatan kemantapan jalan daerah hingga mencapai 50 persen dalam tiga tahun ke depan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan peningkatan kualitas dan kemantapan jalan menjadi pekerjaan yang perlu dilakukan secara bertahap, mengingat masih terdapat sejumlah ruas yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
“Dalam tiga tahun ke depan, saya berharap kemantapan jalan di Kutai Timur bisa meningkat hingga setidaknya 50 persen,” kata Ardiansyah di Kutim, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas wilayah yang masih belum sepenuhnya terhubung.
Ardiansyah menilai peningkatan kemantapan jalan akan memberikan dukungan terhadap mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar akses antarkawasan di Kutim. Karena itu, pembangunan jalan perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui program yang disusun pemerintah daerah.
Sejumlah pekerjaan jalan juga masih masuk dalam program multiyears, terutama pada wilayah yang membutuhkan konektivitas lebih kuat hingga ke kawasan perdesaan. Pemerintah daerah akan melanjutkan pekerjaan tersebut secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran.
“Pembangunan jalan harus terus dilanjutkan agar konektivitas antarwilayah semakin baik,” ujarnya.
Ardiansyah mengatakan target peningkatan kemantapan jalan menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan pelayanan diharapkan ikut meningkat.
Terkait besaran anggaran yang disiapkan untuk mencapai target tersebut, Ardiansyah mengatakan pembahasan teknis berada pada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Soal besaran anggaran, pembahasannya menjadi bagian dari TAPD,” katanya. (YS/ADV)
![]()






