Jembatan Nibung Buka Peluang Konektivitas Sangkulirang–Berau

Kutai Timur – Pembangunan infrastruktur membuka peluang konektivitas yang lebih luas bagi Sangkulirang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan Jembatan Nibung dan rencana pembangunan akses jalan yang menghubungkannya menuju wilayah Berau. Infrastruktur tersebut dinilai dapat memperkuat hubungan Sangkulirang dengan wilayah di sekitarnya.

Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro, mengatakan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut telah mengalami perkembangan. Jalan dari Sangkulirang menuju Kaubun hingga Karangan disebut telah dibangun dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain pembangunan jalan, keberadaan Jembatan Nibung menjadi bagian penting dalam membuka akses lintas daerah. Jembatan tersebut dinilai dapat mendukung hubungan wilayah Sangkulirang dengan kawasan lain, termasuk akses dari arah Berau.

“Dibangunnya Jembatan Nibung juga sudah merupakan jembatan akses untuk memudahkan dari lintas daerah dari Provinsi Kalimantan Utara terutama dari Berau,” kata Cipto.

Menurutnya, keberadaan akses tersebut dapat memperkuat hubungan antarwilayah. Jalur yang semakin terhubung membuka peluang pergerakan masyarakat melalui akses yang lebih mudah dibandingkan kondisi sebelumnya.

Cipto menyebut rencana pembangunan akses dari Jembatan Nibung menuju Berau juga telah dibicarakan. Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum disebut telah menghubungi pihak kecamatan terkait rencana pembangunan akses tersebut.

“Rencananya kemarin sudah dihubungi oleh pemerintah PU Provinsi untuk rencana akses jalan berkenaan dengan pembangunan akses jalan Jembatan Nibung menuju ke Biatan kilo 47,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi tersebut dapat berlanjut hingga menunjukkan perkembangan menuju realisasi pembangunan akses jalan. Menurutnya, konektivitas yang semakin baik dapat memperlancar hubungan Sangkulirang dengan wilayah di sekitarnya.

Selain mendukung mobilitas, jalur tersebut memiliki keterkaitan dengan sejumlah destinasi wisata yang disebut berada di kawasan lintasan. Di antaranya Pulau Miang, Pantai Marang, Pantai Sekerat, Teluk Sumbang, hingga Labuan Cermin.

Cipto melihat penguatan konektivitas antardaerah dapat membuka peluang pergerakan yang lebih besar. Namun, pembangunan infrastruktur tetap menjadi faktor utama yang perlu terus didorong untuk mendukung keterhubungan wilayah.

Penguatan akses tersebut menjadi bagian dari perkembangan Sangkulirang yang tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka hubungan yang lebih luas dengan kawasan sekitarnya. (ADV/IR)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *