Bupati Kutim: Heterogenitas Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kutai Timur — Keberagaman masyarakat menjadi salah satu kekuatan Kutai Timur dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong pembangunan daerah.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menilai pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila mampu menjadi landasan bagi masyarakat yang hidup dalam kondisi heterogen untuk tetap saling menghargai.

“Justru itu, kita betul-betul berterima kasih karena sampai saat ini dengan kemampuan kita memanfaatkan dan mendalami ideologi itu, tidak satupun peristiwa yang memecah belah terjadi di Kutai Timur,” kata Ardiansyah, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan kondisi tersebut patut dipertahankan dengan terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila. Menurutnya, ideologi bangsa memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat yang terdiri atas berbagai latar belakang.

Ardiansyah berharap tidak terjadi peristiwa yang dapat mengganggu kerukunan maupun persatuan masyarakat di Kutai Timur. Ia menilai keberagaman yang ada justru dapat menjadi modal sosial dalam membangun daerah apabila disertai sikap saling menghormati.

“Kita harapkan itu tidak terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, heterogenitas masyarakat Kutai Timur merupakan kenyataan sosial yang harus dikelola secara positif. Perbedaan latar belakang, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk menciptakan perpecahan, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan.

“Justru dengan adanya heterogenitas ini, kita saling menghargai satu sama lain,” kata Ardiansyah.

Ia menegaskan pembangunan Kutai Timur membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat tanpa melihat perbedaan yang ada. Karena itu, pemerintah daerah mendorong semangat persatuan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Ardiansyah, seluruh komponen daerah memiliki tujuan yang sama untuk membawa Kutai Timur terus berkembang. Ia menyebut pembangunan daerah membutuhkan komitmen bersama sehingga perbedaan dapat ditempatkan sebagai kekuatan, bukan penghalang.

Ardiansyah berharap semangat tersebut terus dijaga agar keberagaman masyarakat dapat berjalan seiring dengan pembangunan dan kemajuan Kutai Timur.

“Konsep kita hanya satu: kita bangun Kutai Timur,” tegasnya. (YS/ADV)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *