Pendidikan Nonformal Kutim Didorong Tak Sekadar Beri Ijazah

Kutai Timur — Pendidikan nonformal di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh layanan pendidikan, tetapi juga perlu memberikan bekal yang dapat digunakan peserta didik dalam kehidupan setelah menyelesaikan pembelajaran.

Oleh karena itu, pengembangan pendidikan nonformal turut diarahkan pada pembelajaran yang memiliki keterkaitan dengan keterampilan dan kebutuhan masyarakat.

Kepala Bidang Pembinaan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Heri Purwanto, mengatakan pendidikan nonformal memiliki karakteristik yang memungkinkan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena peserta didik pada jalur nonformal memiliki latar belakang dan kebutuhan yang beragam.

Pendidikan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dapat diarahkan untuk membangun kemampuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun aktivitas produktif.

Pengembangan keterampilan juga menjadi bagian penting ketika pendidikan nonformal dikaitkan dengan kebutuhan masyarakat. Materi pembelajaran dapat diarahkan agar peserta didik memperoleh kemampuan yang lebih aplikatif, sehingga pendidikan yang mereka jalani memiliki manfaat setelah proses belajar selesai.

Heri menekankan pentingnya melihat pendidikan nonformal sebagai layanan yang memiliki tujuan lebih luas. Pembelajaran perlu memberikan bekal kepada peserta didik sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya, sehingga proses pendidikan tidak berhenti pada penyelesaian program.

Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal di Kutim. Ketika materi pembelajaran memiliki keterkaitan dengan kebutuhan peserta didik, proses belajar dapat menjadi lebih relevan dengan kehidupan mereka.

Karena itu, pengembangan pendidikan nonformal membutuhkan perhatian terhadap materi pembelajaran sekaligus kemampuan tenaga pendidik dalam menyampaikan keterampilan yang sesuai.

Kualitas layanan menjadi bagian penting agar peserta didik memperoleh manfaat yang nyata dari pendidikan yang mereka ikuti.

Disdikbud Kutim terus mendorong pendidikan nonformal agar dapat memberikan layanan yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penguatan pembelajaran dan keterampilan diharapkan membuat jalur pendidikan nonformal tetap memiliki peran dalam memberikan kesempatan belajar sekaligus membekali masyarakat dengan kemampuan yang dapat digunakan dalam kehidupan. (TS/ADV)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *