
Kutai Timur – Petani di Kabupaten Kutai Timur diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda serangan hama pada tanaman padi. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga potensi kerusakan tanaman dan risiko gagal panen dapat ditekan.
Kepala Bidang (Kabid) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur, Dessy Wahyu Fitria, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah bentuk bantuan bagi petani yang terdampak serangan hama maupun mengalami gagal panen.
Hal tersebut disampaikannya di Kantor DTPHP Kutai Timur, Rabu (23/9/2026). Menurut Dessy, petani yang membutuhkan benih untuk kembali melakukan penanaman setelah mengalami gagal panen dapat mengajukan bantuan kepada pemerintah.
“Kalau masih membutuhkan benih apabila terjadi gagal panen dan mau bertanam kembali, itu bisa mengajukan,” kata Dessy.
DTPHP memiliki persediaan benih yang dapat dimanfaatkan untuk membantu petani yang harus melakukan penanaman kembali. Selain itu, penanganan terhadap serangan hama juga dapat diberikan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Dessy menekankan pentingnya laporan dari petani agar pihaknya dapat mengetahui lebih cepat kondisi tanaman yang mengalami gangguan.
“Harapannya masyarakat atau petani di lapangan bisa cepat melaporkan kalau terjadi serangan hama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, informasi yang disampaikan petani akan menjadi dasar dalam menentukan tindakan penanganan. Bantuan seperti insektisida dapat diberikan dengan menyesuaikan jenis serta kondisi serangan yang terjadi.
“Yang sering terjadi pada umumnya adalah blas dan tikus, itu rata-rata memang serangan hama yang umum terjadi di sini,” tuturnya.
Menurut Dessy, penanganan sejak awal diperlukan karena pemerintah perlu mengetahui kondisi tanaman terlebih dahulu sebelum menentukan langkah yang sesuai.
“Kalau ada laporan serangan, kami bisa melakukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.
DTPHP kembali mengingatkan petani agar tidak menunda pelaporan apabila menemukan gejala serangan hama. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat disiapkan untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar terhadap tanaman padi. (IC/ADV)
![]()






