Kutai Timur-Upaya menjaga kesehatan anak sekolah di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus ditingkatkan. Bersama unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), program pengawasan kantin sehat kini resmi digencarkan di seluruh sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap gizi dan keamanan pangan pelajar.
“Kami kerja sama dengan Muspika untuk awasi kantin. Kalau mau bicara kesehatan anak, harus mulai dari makanan di sekolah,” ucap Camat Karangan, Madnuh saat diwawancarai.
Madnuh menyatakan, kantin sekolah memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak, terutama bagi pelajar yang menghabiskan sebagian besar waktu di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pengawasan jajanan sekolah dinilai sebagai langkah strategis untuk mencegah peredaran makanan yang tidak sehat, mengandung bahan berbahaya, atau tidak higienis.
Program ini dilakukan dengan pendampingan rutin oleh tenaga kesehatan, edukasi kepada pedagang kantin, serta sosialisasi kepada siswa dan orang tua mengenai pentingnya memilih makanan yang tepat. Setiap sekolah akan didorong secara bertahap untuk memiliki standar higienitas dan kualitas pangan yang lebih baik.
Selain itu, pengawasan kantin sehat juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting yang selama ini telah berhasil ditekan di Karangan. Dengan memastikan anak mengonsumsi makanan yang bergizi, program penurunan stunting di Karangan dapat terus mempertahankan keberhasilannya.
Langkah ini juga selaras dengan adanya program makan bergizi pemerintah yang akan menyasar anak-anak sekolah. Madnuh menyebut bahwa jika pemerintah menaruh perhatian besar pada makanan anak dari rumah, sekolah pun wajib ikut memastikan asupan yang tersedia benar-benar menyehatkan.
Madnuh menilai pelaksanaan program kantin sehat adalah wujud nyata dari pembangunan sumber daya manusia. Gizi yang baik mendorong tumbuh kembang optimal, tingkat fokus belajar, serta daya tahan tubuh yang lebih kuat bagi anak usia sekolah.
Di tengah upaya Karangan memperkuat sektor pendidikan dan memodernisasi layanan internet serta fasilitas listrik, perhatian terhadap kesehatan pelajar menjadi fondasi agar kemajuan pendidikan berjalan seimbang. Ketika anak-anak tumbuh sehat di bangku sekolah, maka kualitas masa depan wilayah pesisir utara Kutim akan semakin cerah. Dengan kolaborasi unsur Muspika, sekolah, dan masyarakat, Karangan bertekad membentuk generasi pelajar yang sehat, kuat, dan cerdas sebagai penerus pembangunan daerah.ADV
