Indeks

Wi-Fi Gratis Diperluas ke Sekolah di Daerah Terpencil oleh Pemkab Kutim untuk Mendukung Pembelajaran Digital.

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong transformasi digital di sektor pendidikan dengan menghadirkan akses Wi-Fi gratis di sekolah-sekolah, termasuk yang berada di wilayah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau jaringan internet. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kutim untuk memastikan semua pelajar mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan mendukung pemerataan kualitas pendidikan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H. Siburian, menjelaskan bahwa program ini telah diterapkan di 191 lokasi sekolah dengan memanfaatkan teknologi satelit Starlink. “Alhamdulillah, sekitar 80 persen sudah berjalan dan prosesnya terus berlangsung, mengingat anggarannya ada di Perubahan 2025,” ujar Ronny, Selasa (18/11/2025) di Hotel Royal Victoria Sangatta. Ia menekankan bahwa inisiatif ini memberikan akses digital yang merata bagi seluruh pelajar dan tenaga pendidik, termasuk di daerah yang selama ini sulit dijangkau jaringan konvensional.

Ronny menambahkan bahwa program Wi-Fi gratis ini bukan hanya soal menghadirkan koneksi internet, tetapi juga memastikan semua siswa dan guru memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. “Transformasi digital di bidang pendidikan bukan sekadar teknologi, tetapi juga tentang memberikan kesempatan yang setara bagi semua,” jelasnya.

Implementasi program ini dijalankan melalui kerja sama berbagai pihak, termasuk mitra teknologi dan lembaga pendidikan, agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan pemanfaatannya maksimal. Pemkab Kutim berharap dengan semakin meratanya infrastruktur digital, mutu pembelajaran akan meningkat, tercipta ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, dan lahir generasi muda yang cakap, kreatif, serta melek digital untuk menghadapi tantangan masa depan.ADV

Exit mobile version