Kutai Timur — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur kembali menyoroti efektivitas layanan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang saat ini beroperasi di sejumlah wilayah kecamatan.
Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pelayanan pencetakan dokumen kependudukan dapat diakses masyarakat dengan cepat dan efisien, terutama mereka yang berada jauh dari pusat pelayanan utama.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, menyatakan bahwa pengecekan berkala diperlukan untuk menjaga performa layanan digital tersebut agar tetap stabil dan responsif.
Ia menegaskan bahwa kehadiran ADM selama dua tahun terakhir telah memberikan dampak positif yang besar, karena masyarakat tidak lagi harus menunggu lama maupun mendatangi kantor Disdukcapil hanya untuk mengurus dokumen dasar.
“ADM ini berjalan dengan baik dan terbukti sangat membantu warga. Melalui evaluasi, kami ingin memastikan perangkat maupun sistem yang digunakan tetap berada pada kondisi terbaik,” ujar Jumeah.
Lebih lanjut ia menekankan bahwa keandalan perangkat ADM sangat dipengaruhi oleh dua unsur penting, ketersediaan jaringan internet serta pasokan listrik yang konsisten.
Di beberapa kecamatan, kondisi infrastruktur belum sepenuhnya stabil sehingga memerlukan perhatian lebih dan koordinasi bersama perangkat daerah terkait.
“Jika jaringan dan listrik lancar, ADM dapat dimanfaatkan maksimal. Karena itu kami terus berkomunikasi dengan kecamatan agar layanan digital tidak terhambat,” jelasnya.
Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menyangkut kondisi fisik perangkat, tetapi juga mencakup pola penggunaan masyarakat, potensi hambatan teknis, hingga efektivitas layanan.
Hasil pemetaan tersebut nantinya menjadi dasar perbaikan sistem agar manfaat ADM kian merata hingga ke daerah terpencil.
Dengan evaluasi berkelanjutan, Disdukcapil Kutim berharap pelayanan kependudukan dapat semakin modern, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (ADV)
