Kutai Timur – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menilai keberhasilan malam puncak Kutim Culinary Feast 2025 menjadi bukti bahwa kawasan GOR Kudungga kini telah berubah menjadi magnet kegiatan masyarakat. Hal itu ia sampaikan usai memberikan sambutan penutupan kegiatan.
“Ya Alhamdulillah, luar biasa ya. Kita bisa memberikan hiburan buat masyarakat setelah kawasan Kudungga ini rapi, bersih,” ujarnya membuka pandangannya mengenai revitalisasi kawasan tersebut.
Basuki menekankan bahwa penataan kawasan publik memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Begitu kawasan ini tertata dengan baik, banyak orang ingin melaksanakan kegiatan di sini. Ini luar biasa,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa event seperti Culinary Feast sangat berdampak bagi perkembangan UMKM.
“Nantinya bisa memberikan hiburan untuk masyarakat, dan wadah untuk UMKM juga berjalan. Kita melihat bagaimana kawasan ini dimanfaatkan,” tuturnya.
Menurut Basuki, pemerintah daerah akan terus memperkuat fasilitas yang ada agar menjadi ruang inklusif bagi semua golongan.
“Inilah bentuk support pemerintah dengan kawasan yang baik. Akhirnya juga banyak orang mau berkegiatan di sini,” tambahnya.
Dampak ekonomi dari acara ini terlihat jelas dari meningkatnya transaksi pelaku usaha.
“UMKM merasa bermanfaat, penginapan laku, pelaku UMKM laku, masyarakat juga terlibat semuanya,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek ekonomi, Basuki memberi pesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan.
“Yang jelas buat kita, yang penting kita bisa bersama-sama menjaga kebersamaan, mendukung program pemerintah,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran generasi muda yang aktif menggelar kegiatan kreatif.
“Anak-anak muda bisa berdiri, bisa mandiri, memberikan hiburan yang menarik dan menggerakkan ekonomi. Kawasan kita luar biasa,” pungkasnya.ADV