Kutai Timur — Setelah puluhan tahun masyarakat di Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menghadapi keterbatasan akses konektivitas dalam aktivitas sehari-hari, jalan penghubung antara Desa Manubar dan Desa Sandaran akhirnya mulai menunjukkan kemajuan. Pembangunan akses ini menjadi momen penting bagi warga yang sudah lama menantikan jalur resmi yang dapat digunakan untuk mobilitas mereka.
Anggota Komisi D DPRD Kutim, Ahmad Sulaeman, menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat Sandaran. Ia menjelaskan bahwa selama ini satu-satunya jalur yang menghubungkan Manubar dan Sandaran hanyalah akses lama peninggalan perusahaan. Meskipun pernah dilewati, kondisi jalan tersebut sama sekali tidak layak dilalui oleh kendaraan masyarakat.
“Selama ini memang enggak ada sama sekali aksesnya, atau bisa dilewati tapi sangat sulit. Ada pernah, tapi itu akses bekas perusahaan. Itu kan enggak bisa diakses dengan menggunakan kendaraan-kendaraan umum. Hanya kendaraan tertentu yang bisa lewat,” terang Sulaeman kepada awak media.
Ia juga membandingkan kondisi Sandaran dengan beberapa desa di kecamatan lainnya yang meski letaknya berjauhan, masih dapat saling terhubung. Menurutnya, situasi di Sandaran jauh lebih berat karena benar-benar terisolasi dari pusat kecamatan. Berbeda dengan jalur Manubar menuju Kecamatan Sangkulirang yang sudah mulai menunjukkan peningkatan kualitas, akses menuju Sandaran masih menjadi titik paling bermasalah bagi warga setempat.
Karena itu, Sulaeman menekankan perlunya percepatan pembangunan agar keterisolasian Sandaran dapat segera diatasi. “Selama ini di kecamatan-kecamatan lain memang ada yang jauh, tapi masih bisa terhubung dari desa ke desa. Tapi kalau Sandaran betul-betul dilindungi di sini,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kutim menargetkan pengerjaan jalan Manubar–Sandaran mulai dilaksanakan pada tahun 2026, setelah seluruh proses penetapan oleh tim teknis selesai. DPRD, kata Sulaeman, berkomitmen penuh mengawal program tersebut agar benar-benar terlaksana dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.ADV
