Kutai Timur – Pembangunan infrastruktur dasar menjadi fokus utama Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Aidil Fitri, dalam menjalankan aspirasi masyarakat.
Aidil menegaskan bahwa 95 persen pokok pikirannya diarahkan khusus untuk pembangunan jalan, semenisasi, dan drainase di desa-desa Dapil 4.
“Saya ini kejar infrastruktur. Karena di desa banyak kekurangan. Jalan antar desa masih jalan tanah,” ungkap Aidil kepada awak media.
Menurutnya, infrastruktur dasar adalah kebutuhan paling mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga mobilitas warga sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat lebih banyak tertuju pada perbaikan akses desa, terutama jalur yang menjadi penghubung antardusun dan pusat kecamatan.
“Biasanya itu infrastruktur kayak jalan, semenisasi jalan, drainase, peningkatan jalan,” jelasnya.
Dirinya menyebut bahwa saat ini sekitar 30 paket pekerjaan infrastruktur di desa sedang berjalan dan masuk dalam daftar prioritas perubahan anggaran.
Meski belum seluruhnya selesai, ia memastikan bahwa pembangunan tetap diarahkan pada desa-desa yang paling membutuhkan.
Salah satu yang ia tekankan adalah pentingnya akses menuju sekolah di pedesaan. Dirinya mencontohkan kondisi anak-anak di Kecamatan Telen yang harus melepas sepatu saat menuju sekolah karena jalan berlumpur.
“Akses masuk ke sekolahannya yang jalannya belum ada semenisasi,” katanya.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur harus diprioritaskan lebih dahulu sebelum membangun fasilitas penunjang lainnya.
“Kalau di kota ini prasarannya bagus. Kalau di pedesaan akses masuk ke sekolahnya itu yang harus diutamakan,” tegasnya.
Dengan alokasi pembangunan yang fokus dan tepat sasaran, Aidil berharap kualitas hidup masyarakat desa lebih meningkat.
“Itu yang saya kejar,” pungkasnya. (TS/ADV)
