Jalan Rantau Pulung–Sangatta Siap Diselesaikan, Proyek Rp60 Miliar Jadi Harapan Mobilitas Baru

Kutai Timur – Di antara perbukitan dan hamparan kebun masyarakat Rantau Pulung, geliat pembangunan infrastruktur terus terasa. Jalan yang selama ini menjadi nadi penghubung antara Rantau Pulung dan Sangatta akhirnya memasuki tahap percepatan.

Bagi warga yang mengandalkan jalur ini untuk sekolah, bekerja, atau mengangkut hasil panen, kabar percepatan ini menjadi secercah optimisme bahwa akses yang lebih layak akan segera terwujud.

Ketua Komisi III DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, memastikan bahwa pembangunan jalan Rantau Pulung–Sangatta kini sedang dikerjakan secara intensif dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.

Komitmen ini bukan hanya sebatas rencana, namun dorongan nyata dari pemerintah dan DPRD agar konektivitas antarkawasan dapat lebih merata.

“Untuk program jalan Rantau Pulung–Sangatta, total sumber pendanaan yang masuk mencapai sekitar Rp60 miliar,” ujar Ardiansyah, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa pendanaan ikut proyek tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD, pembiayaan Bank, hingga dukungan perusahaan swasta yang membantu perbaikan sepanjang tiga kilometer.

Kolaborasi ini menggambarkan bagaimana pembangunan infrastruktur dapat bergerak lebih cepat ketika semua pihak terlibat dan memiliki semangat yang sama.

“Pendanaan berasal dari berbagai sumber, termasuk Bank dan APBD, serta kontribusi perusahaan untuk perbaikan sepanjang 3 kilometer,” ungkapnya.

Proyek ini merupakan lanjutan dari pekerjaan tahun sebelumnya dan tetap berjalan meskipun sebagian kontraknya bersifat multiyears. DPRD memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat telah diingatkan untuk menuntaskan pekerjaan tepat waktu.

Ardiansyah menegaskan bahwa penyelesaian hingga Desember 2025 akan menjadi prioritas agar masyarakat segera merasakan peningkatan kualitas jalan.

Baginya, jalan Rantau Pulung–Sangatta bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi ruang kehidupan yang menghubungkan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Jalan inilah yang akan mengalirkan hasil kebun, memperlancar distribusi logistik, dan membuka peluang investasi di wilayah pedalaman yang masih berkembang. DPRD Kutai Timur memandang proyek ini sebagai salah satu pilar penting pemerataan pembangunan antarwilayah.

Ketika jalan ini selesai nanti, bukan hanya kendaraan yang melaju lebih cepat, tetapi juga harapan masyarakat Rantau Pulung dan Sangatta yang selama ini rindu terhadap akses layak.

Setiap meter aspal yang dibentangkan menjadi jembatan menuju mobilitas baru, peluang baru, dan masa depan yang lebih setara bagi seluruh warga Kutai Timur. (SH/ADV)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *