Indeks

Bupati Kutim Ingatkan Tantangan Ideologi di Era Digital

Kutai Timur — Keterbukaan informasi di era digital membuat masyarakat semakin mudah bersentuhan dengan beragam pemikiran dan ideologi dari berbagai penjuru dunia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat pemahaman terhadap Pancasila sebagai ideologi sekaligus pemersatu bangsa.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan kehidupan sosial yang semakin terbuka tidak boleh membuat masyarakat kehilangan pijakan terhadap ideologi bangsa.

“Yang kita lakukan sekarang ini, baik di era digital maupun kehidupan sosial yang berkembang, tetap ideologi bangsa itu harus kita miliki dengan baik,” kata Ardiansyah peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan, kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi turut membuat berbagai ideologi lain semakin mudah dikenal. Karena itu, pemahaman terhadap Pancasila dinilai perlu terus diperkuat agar keterbukaan tersebut tidak justru berdampak terhadap persatuan masyarakat.

Ardiansyah menekankan, perkembangan zaman seharusnya berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, masyarakat perlu mampu menyikapi berbagai informasi dan pemikiran yang hadir tanpa mengabaikan ideologi yang telah menjadi dasar kehidupan berbangsa.

“Jangan sampai itu mencabik-cabik kembali persatuan kita,” tegasnya.

Ia menyebut era digital memiliki karakter yang serba terbuka sehingga berbagai gagasan dapat dengan cepat menyebar dan diterima masyarakat. Dalam kondisi tersebut, pemahaman yang kuat terhadap Pancasila menjadi bagian penting untuk menjaga persatuan di tengah perubahan sosial.

Ardiansyah berharap masyarakat tetap memahami bahwa Indonesia memiliki Pancasila sebagai ideologi yang berfungsi menyatukan berbagai perbedaan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjalankan nilai-nilai Pancasila secara baik dalam kehidupan sehari-hari agar kemajuan teknologi tetap berjalan sejalan dengan semangat persatuan bangsa.

“Di era digital ini semua serba terbuka, ideologi-ideologi yang lain pun semua kelihatan,” pungkasnya. (YS/ADV)

Exit mobile version