Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama DPRD akhirnya menyelesaikan tahapan pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P – APBD) Tahun Anggaran 2026 melalui rapat paripurna.
Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan pelaksanaan program yang telah disusun dalam perubahan anggaran.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan penyelesaian pembahasan itu setelah Rapat Paripurna ke-VI DPRD Kutim dengan agenda persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang P-APBD 2026.
“Alhamdulillah, malam ini kita sudah menyelesaikan tahapan terakhir perubahan anggaran dengan disepakatinya rancangan Perda APBD Perubahan,” kata Ardiansyah di Kutim, Rabu (30/9/2026).
Ia menjelaskan, proses pembahasan perubahan anggaran berlangsung cukup panjang karena melibatkan sejumlah tahapan dan pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Berbagai aspek, mulai dari KUA-PPAS hingga angka dan nilai dalam perubahan anggaran, menjadi bagian yang dibahas bersama.
Menurut Ardiansyah, dinamika pembahasan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan anggaran daerah. Pemerintah dan DPRD perlu memastikan setiap tahapan berjalan sesuai mekanisme sebelum rancangan perubahan anggaran disepakati.
“Pembahasan KUA-PPAS hingga angka-angka dalam perubahan anggaran menjadi perhatian bersama antara TAPD dan Banggar DPRD,” ujarnya.
Sebelumnya, terdapat kekhawatiran mengenai pelaksanaan tahapan paripurna yang berlangsung secara simultan. Namun, Ardiansyah menyebut hal tersebut telah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri sehingga proses tetap dapat dilanjutkan selama seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan.
“Setelah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri, prosesnya tidak menjadi masalah selama semua tahapan dijalankan sesuai ketentuan,” katanya.
Dengan rampungnya pembahasan, Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya anggota Banggar, yang turut menyelesaikan proses pembahasan perubahan anggaran. Ia menilai penyelesaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara legislatif dan eksekutif.
“Saya berterima kasih kepada DPRD dan anggota Banggar yang telah bekerja keras menyelesaikan pembahasan ini,” tutupnya. (YS/ADV)
