Indeks

Lima Desa Sangkulirang Dijangkau Listrik PLN pada 2026

Kutai Timur – Perluasan jaringan listrik menjadi salah satu perkembangan infrastruktur yang dirasakan wilayah Sangkulirang. Pada 2026, lima desa disebut telah dijangkau listrik PLN, melanjutkan perluasan jaringan yang sebelumnya dilakukan pada tahun 2025.

Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro, mengatakan perluasan tersebut menjadi bagian dari pembangunan yang mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus perkembangan wilayah. Menurutnya, akses listrik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di kawasan kecamatan.

“Di tahun 2025 yang lalu sudah enam desa, kemudian di tahun 2026 ini ada lima desa yang dijangkau oleh listrik PLN,” ujar Cipto.

Perluasan jaringan tersebut menjadi perkembangan tersendiri bagi wilayah Sangkulirang. Cipto menyebut langkah itu turut mendukung pembangunan di desa-desa yang sebelumnya belum memperoleh jangkauan listrik PLN.

Menurutnya, masih terdapat wilayah yang menggunakan sumber listrik komunal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap akses listrik masih menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan infrastruktur di kawasan Sangkulirang.

Salah satunya adalah Pulau Miang yang saat ini masih memanfaatkan listrik komunal dari bantuan ESDM Provinsi. Untuk wilayah tersebut, pemerintah kecamatan telah mengusulkan agar ke depan dapat memperoleh dukungan jaringan listrik PLN.

Namun, karakter wilayah kepulauan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan teknologi yang digunakan. Kondisi geografis tersebut membuat pembangunan jaringan membutuhkan pilihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter wilayah.

Cipto menyebut sebelumnya terdapat usulan pembangunan jaringan melalui kabel bawah laut. Namun, berdasarkan pembahasan dengan PLN, teknologi tersebut dinilai memiliki tantangan dari sisi pemeliharaan dan biaya.

“Untuk di Kaltim sementara ini hanya di daerah Nunukan yang menggunakan kabel bawah laut,” ujarnya.

Karena kondisi tersebut, Pulau Miang masih diarahkan menggunakan alternatif yang sesuai dengan karakter wilayahnya. Pemerintah kecamatan tetap berharap usulan perluasan listrik PLN dapat terus mendapat perhatian sehingga kebutuhan energi masyarakat di wilayah kepulauan juga dapat terpenuhi.

Perluasan listrik tersebut, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi menjadi bagian dari dukungan terhadap perkembangan pembangunan Sangkulirang secara keseluruhan. Akses energi diharapkan dapat terus berkembang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan wilayah. (ADV/IR)

Exit mobile version