BLKI Kutim Perkuat Keterampilan Tenaga Kerja Lokal Hadapi Industri

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal dengan delapan program unggulan di UPTD Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI).

Program ini ditujukan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri di Kutim.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menekankan pelatihan ini dirancang berdasarkan permintaan nyata industri, termasuk pertambangan, perkebunan, dan sektor pendukung lainnya.

“Program ini memastikan tenaga kerja lokal dapat bersaing dan terserap di perusahaan tanpa alasan,” ujarnya.

Delapan program unggulan BLKI mencakup operator alat berat, teknik kendaraan ringan, mekanik alat berat, auto electric, pengelolaan administrasi perkantoran, plate welder FCAW 3G Up, pembuatan roti dan kue, serta menjahit.

Roma menjelaskan bahwa setiap program dilengkapi praktik intensif. Durasi pelatihan ditambah dari delapan jam menjadi sepuluh jam per sesi.

“Ya tujuannya untuk memperkuat keterampilan peserta agar siap menghadapi kebutuhan nyata industri,” katanya.

Selain teknik dan praktik, peserta juga dibekali soft skills agar mampu bekerja dalam tim dan menyesuaikan diri dengan budaya kerja perusahaan.

Pendekatan ini diharapkan meningkatkan peluang penempatan di berbagai sektor industri di Kutim.

Peningkatan kapasitas BLKI juga bertujuan mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap tenaga kerja luar daerah.

“Dengan lulusan yang kompeten, perusahaan dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal,” tegas Roma.

Pelatihan ini terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan dan peluang kerja. Program BLKI juga mendukung pencapaian target penyerapan tenaga kerja lokal sesuai regulasi daerah.

Roma menambahkan, pihaknya akan terus memantau kualitas lulusan BLKI dan menyesuaikan program dengan perkembangan kebutuhan industri di Kutim, sehingga kemampuan tenaga kerja lokal tetap relevan.

“Ini sebagai bentuk upaya kita untuk menurunkan angka pengangguran, serta menciptakan tenaga kerja siap pakai yang berdaya saing tinggi di tengah perkembangan industri yang pesat,” demikian Roma.ADV

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *