Wisata Gunung Beriun Disorot, DPRD Kutim: Potensi Wisata Tidak Boleh Dikalahkan oleh Akses Buruk

Kutai Timur – Kedatangan rombongan berisi sekitar 70 wisatawan ke Gunung Beriun, Kecamatan Karangan, baru-baru ini memberi sinyal positif bagi dunia pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Para pendaki tersebut datang dari berbagai daerah, rela menempuh perjalanan panjang demi menikmati keindahan alam Beriun. Namun, antusiasme mereka ternyata disertai sejumlah keluhan mengenai kondisi akses jalan yang rusak serta minimnya fasilitas pendukung di kawasan tersebut.

Situasi ini langsung menjadi perhatian Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman. Ia menilai bahwa potensi Gunung Beriun tidak boleh terhambat oleh infrastruktur dasar yang tidak memadai.

“Gunung Beriun itu luar biasa potensinya. Tapi aksesnya tidak boleh dibiarkan begitu saja,” ujar Faizal kepada awak media.

Menurutnya, sektor pariwisata sudah masuk dalam kerangka pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai salah satu pilar pengembangan daerah. Namun, penetapan ruang tidak akan memberi dampak apa-apa jika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis tidak terlibat sejak tahap awal perencanaan.

“Kami tidak ingin kawasan wisata hanya jadi gambar dalam dokumen. Akses jalan, sarana dasar, rencana jangka panjang, semua itu harus selaras,” sambungnya.

Faizal menekankan bahwa fakta banyaknya wisatawan yang tetap datang ke Gunung Beriun menunjukkan besarnya daya tarik lokasi tersebut. Pemerintah daerah, katanya, tidak boleh menyia-nyiakan peluang emas ini hanya karena kurangnya perhatian pada pembangunan infrastruktur dasar.

“Kita ingin wisatawan pulang membawa cerita bahagia, bukan keluhan tentang jalan berlubang,” tegasnya.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) itu berharap pemerintah daerah memberi perhatian dan prioritas khusus pada pengembangan akses wisata. Menurutnya, tanpa perbaikan segera, Kutim bisa kehilangan momentum untuk menjadi salah satu destinasi wisata alam terkemuka di Kalimantan Timur.(TS/ADV)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *