
Kutai Timur – Pentas Seni Kebudayaan, Kuliner, dan Adat Nusantara 2024 yang digelar sejak 2 November hingga 11 November berhasil mencapai tujuan utama untuk memperkenalkan seni budaya dan memberdayakan pelaku UMKM di Kutai Timur.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim sekaligus Ketua Panitia, Padliansyah, menyatakan kebanggaannya atas kelancaran acara ini.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan seni dan budaya Kutai Timur, tetapi juga memberdayakan UMKM. Alhamdulillah, acara bisa berlangsung hingga 10 malam sesuai harapan,” ujar Padliansyah, Senin (11/11/2024).
Acara ini melibatkan 30 stan UMKM yang aktif berjualan selama 10 hari. Perputaran ekonomi hingga Rp200 juta setiap malam mencerminkan dampak positif kegiatan terhadap perekonomian masyarakat setempat. Partisipasi aktif masyarakat juga dianggap sebagai salah satu faktor keberhasilan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, mulai dari paguyuban, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang hadir. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi untuk memajukan seni, budaya, dan ekonomi lokal,” tambahnya.
Pentas seni ini tidak hanya memamerkan kekayaan budaya Kutim, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM melalui pemberdayaan dan dukungan ekonomi nyata. (SH/adv)
![]()






