DP2KB Kutim Rencanakan Sekolah Lansia dan Sekolah Siaga Kependudukan

Kutai Timur – Kepala DP2KB Kabupaten Kutai Timur, Achmad Junaidi, mengungkapkan rencana pembentukan Sekolah Lansia yang akan bekerja sama dengan satuan pendidikan non-formal seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). “Kerja sama ini penting untuk menjangkau semua kecamatan di Kutai Timur, mengingat SKB yang ada saat ini hanya satu-satunya di wilayah ini,” jelasnya.

Junaidi menekankan bahwa Sekolah Lansia akan menyediakan kursus dan program pendidikan lainnya, termasuk paket A, B, dan C, serta program gender. Selain itu, DP2KB juga telah mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan dengan target menjangkau seluruh sekolah dasar dan menengah di Kutai Timur.

“Kami berharap semua 18 kecamatan dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi lansia,” tambahnya.

Sebanyak 27 Sekolah Siaga Kependudukan sudah terbentuk, dan DP2KB telah melakukan studi tiru ke SMP Negeri 35 Samarinda untuk belajar tentang tata kelola. Ia berharap, melalui pengayaan materi ini, siswa dapat lebih memahami pentingnya isu kependudukan dalam konteks yang lebih luas.

“Sekolah-sekolah ini tidak perlu membuat kurikulum baru, melainkan mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam pelajaran yang sudah ada, seperti geografi dan IPS,” jelas Junaidi.

Dengan inisiatif ini, DP2KB Kutai Timur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kependudukan, sekaligus memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi semua kalangan, termasuk lansia. (SH/ADV)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *